Peralatan elektronika identik dengan sebuah peralatan yang terbentuk dari beberapa jenis komponen elektronika dan masing-masing komponen elektronika tersebut memiliki fungsi tersendiri di dalam sebuah rangkaian elektronika. Faktor penting yang dilakukan sebelum merangkai sebuah proyek elektronika (rangkaian) adalah menguji dan mengukur komponen terlebih dahulu untuk mengetahui kondisi dan besarannya sesuai dengan kebutuhan. Jika salah satu komponen rusak, rangkaian elektronik tersebut tidak dapat bekerja dengan baik. Sementara itu, alat untuk menguji dan mengukur komponen elektronika bemama multimeter (AVO meter).
Semua komponen elektronika merupakan bagian penting dalam suatu rangkaian elektronika yang saling berkaitan satu sama lain. Seiring dengan perkembangan teknologi, komponen-komponen elektronika makin bervariasi dan jenisnya pun bertambah banyak. Namun, komponen-komponen dasar pembentuk sebuah peralatan elektronika, seperti resistor, kapasitor, transistor, diode, induktor, dan IC, masih tetap digunakan hingga saat ini. Pada dasamya, mempelajari elektronika berhubungan dengan materi elektronika yang tidak tampak dan tampak. Materi elektronika tidak tampak berwujud sinyal yang diproses oleh sistem dan rangkaian elektronika secara spesifik.
Kelistrikan identik dengan sifat benda yang muncul dari adanya muatan listrik. Suatu benda dinyatakan bermuatan listrik negatif jika kelebihan electron dan bermuatan listrik positif jika kekurangan elektron. Sementara itu, arus listrik identik dengan mengalimya elektron secara berkesinambungan pada konduktor akibat perbedaan jumlah elektron pada beberapa lokasi yang jumlah elektronnya tidak sama. Arus listrik dibagi menjadi listrik arus searah (direct current/DC) yang arahnya tetap dan listrik arus bolak-balik (alternating current!AC) yang arusnya besar serta arahnya selalu berubah-ubah. Secara mendasar, satuan SI untuk arus listrik adalah ampere (A).
Komponen elektronika berupa alat pendukung suatu rangkaian elektronik yang menempel langsung pada papan rangkaian PCB, CCB, protoboard, ataupun veroboard dengan cara disolder atau tidak menempel langsung pada papan rangkaian (dengan bantuan alat penghubung tertentu, misalnya kabel). Komponen elektronika ini terdiri atas satu atau lebih bahan elektronika, yang terdiri pula atas satu atau beberapa unsur materi. Desain rangkaian yang diinginkan dapat berfungsi sesuai dengan fungsi masing-masing komponen; ada yang untuk mengatur arus dan tegangan, meratakan arus, menyekat arus, memperkuat sinyal arus, dan masih banyak fungsi lainnya.
Komentar
Posting Komentar