Rangkaian kombinasional melakukan operasi yang dapat ditentukan secara logika dengan memakai sebuah fungsi Boole. Secara umum, rangkaian kombinasional terdiri atas gerbang logika yang memiliki output yang selalu bergantung pada kombinasi input yang ada. Beberapa di antaranya enkoder, dekoder, multiplexer, dan demultiplexer. Oleh karena itu, ada beberapa rangkaian logik sebagai rangkaian utama dalam membangun fungsi dari mikrokomputer itu sendiri dalam sistem komputer digital. Multiplexer, decoder, dan shift register sangat erat hubungannya dengan teknik mikrokomputer.
Multiplexer digital identik dengan rangkaian yang memilih data dari 2n masukan dan mengarahkannya menuju keluaran tunggal. Multiplexer sebagai peranti elektronik dan sakelar putar yang sangat cepat, yang rangkaian logikanya dapat menerima beberapa saluran data input yang terdiri atas satu bit atau lebih secara paralel, sedangkan outputnya hanya dilewatkan pada salah satu data yang terpilih. Saluran data input tersebut dikontrol oleh beberapa saluran kontrol yang sering disebut sebagai saluran pemilih.
Demultiplexer identik dengan kebalikan dari multiplexer. Rangkaian ini menerima informasi dari beberapa saluran dan membagikannya ke tujuan yang lebih banyak. Salah satu IC Demultiplexer adalah 74LS138 dengan ciri memiliki 16 pin dengan rincian terdiri atas 8 pin input, 3 pin output, 2 pin catu daya, dan 3 pin enable. IC tersebut berfungsi untuk menyalurkan 3 input data ke dalam 8 jalur output sehingga penggunaan di setiap jalur data input diubah ke dalam bentuk biner. Jika jalur data input Ao (ILL) digunakan, outputnya akan menghasilkan Qo (L). Rangkaian yang terdapat pada demultiplexer di antaranya rangkaian Scmitt Trigger, transistor sebagai sakelar, JK flip-flop, mikrofon, relay, dan amplifier.
Komentar
Posting Komentar